Perkembangan
internet tak dapat di pisahkan dengan perkembangan teknologi komputer yang
mengawalinya.
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seoarang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage
memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika:mesin mekanik
sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan;
sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah
tertentu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik
sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk
menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin
untuk melakukan perhitungan persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan
Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat
menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara
otomatis. Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun,
Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose
yang pertama, yang disebut Analytical Engine.Perkembangan selanjutnya, muncul
apa yang disebut Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang
dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of
Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta
titik solder, computer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang
mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert
(1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna
(general purpose computer) yang menjadi cikal bakal komputer PC yang ada
sekarang ini.Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seoarang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage
Perkembangan
Awal Intenet
Pada awalnya
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan
Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET
(Advanced Research Project Agency Network). Tujuan awal dibangunnya proyek itu
adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika
Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang
tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi
masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi
terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya
ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute,
University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka
membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET
diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini
berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung.
Tahun 1989,
Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web
yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan
dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik
tampilannya dan sangat bervariasi. Sekarang ini internet telah mencapai
perkembangan pesat, jauh dari awal mula penemuannya.Internet sendiri beroperasi
dengan protokol yang mengatur tentang perpindahan data antara rangkaian.
Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering
Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen
yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Protokol-protokol internet
yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, POP3 SMTP, HTTP, HTTPS, SSH,
Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan
protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian
file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access),
WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email dan World Wide Web
lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya,
seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis
terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses
di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi
secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan
instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN
Messenger dan Windows Live Messenger.
Dampak Perkembangan
Jumlah
pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya
internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan
dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di
seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam
informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan
penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data
secara ekstrim.Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan
ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan
dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon),
kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet
ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait dengan pemerintahan, Internet juga
memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui
e-governmentInternet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa
tempat umum yang menyediakan layanan internet termasuk perpustakaan, dan
internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang
menyediakan pusat akses internet, seperti Internet Kiosk, Public access
Terminal, dan Telepon web.Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi,
seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA,
yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses internet.
Perkembangan
Dunia IT y Mempengaruhi Dunia saat ini~Perkembangan teknologi komunikasi
melalui dunia maya atau internet yang berbentuk jejaring sosial, seperti
“facebook”, “twitter”, dan “blog” secara tidak langsung ternyata mampu
memengaruhi proses demokratisasi di Indonesia.
“Gerakan
demokrasi rakyat yang riil justru banyak ditemui lewat jejaring sosial, seperti
`facebook`, `twitter`, dan `blog`,” kata pakar komunikasi Universitas Indonesia
Prof M Alwi Dahlan usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Diponegoro
Semarang, Rabu.
Menurutnya,
hal itu menunjukkan bahwa ada perkembangan yang lebih baik dari masyarakat
untuk menyuarakan aspirasinya secara lebih luas, dibandingkan dengan dulu yang
hanya mampu menyuarakannya lewat wakil rakyat di DPR.
“Di dunia,
setiap orang dapat berkomentar atau menyuarakan aspirasi dan dukungannya
terkait isu-isu dan persoalan negara, maupun persoalan sosial yang tengah
terjadi,” kata mantan Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan VII tersebut.
Ia
mencontohkan, kasus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit-Chandra,
perseteruan RS Omni International dengan Prita Mulyasari, Bank Century, dan
sebagainya yang menunjukkan antusiasme masyarakat menanggapi lewat jejaring
sosial.
“Hal ini
merupakan dampak positif perkembangan proses demokratisasi di Indonesia,
terutama perkembangan dalam proses komunikasi politik, meskipun tetap ada dampak
negatif yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi itu,” katanya.
“Pengguna
`facebook` di Indonesia pada tahun lalu melonjak 1.500 persen menjadi sekitar
14 juta orang yang berasal dari seluruh kalangan,” kata penyandang gelar doktor
bidang komunikasi pertama di Indonesia itu.
Berkaitan
dengan dampak negatif dari perkembangan teknologi, terutama jejaring sosial
itu, ia mengakuinya, seperti adanya penculikan orang atau penipuan yang berawal
dari situs pertemanan tersebut.
Namun, kata
dia, dampak positif terhadap perkembangan proses demokratisasi memang lebih
besar, sehingga hal itu juga harus disadari para pembuat kebijakan atau
perundang-undangan dalam menyikapi fenomena tersebut.
“Suara yang
menentang kedatangan teknologi itu sampai saat ini masih terdengar, seperti
adanya fatwa yang mengharamkan `facebook` dan protes terhadap internet yang
dapat mengancam generasi muda,” katanya.
Ia mengakui,
perkembangan dan dinamika teknologi komunikasi dan informasi tersebut ternyata
belum banyak disadari oleh seluruh pihak, termasuk mereka yang bergerak di
bidang komunikasi dan informasi.
Sumber : http://hamsar88.blogspot.com
