Ditinjau dari efektifitasnya, Iklan Online dibedakan menjadi tiga, yaitu Time based Advertizing, Impression based Advertizing dan Performance based Advertizing. Time based Advertizing mirip dengan iklan secara konvensional, Pengikan pasang ikalnnya dalam periode waktu, misanya satu hari atau seminggu.
Sedangkan Impression based Advertizing, iklan akan dikenai tarif dari banyak iklan tersebut dilihat atau muncul, biasanya diukur per seribu impresi atau yang dikenal dengan nam Cost per thousand Impression.
Yang paling efektif tentunya Performance based Advertizing. Pengiklan akan dikenai biaya bila ada respon dari pengunjung, bentuk dari model ikan ini antara lain Cost Per Click, Cost Per Lead (CPL) dan Cost Per Order (CPO).
Apalagi saat ini semakin banyak agency yang bermunculan, seperti digital agency, creative agency, advertising agency, dan masih banyak lagi. Mereka menawarkan sebuah jasa yang akan membantu Anda dalam membauatkan Anda iklan yang berkualitas.
Dengan perkembangan TI yang pesat tadi, telah menghantarkan kehidupan manusia kepada aktifitas yang berbasiskan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tanpa disadari semuanya telah didukung oleh TIK, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga menuntuk kita untuk merubah cara pandang dalam menjalani hidup, cara kita belajar, cara kita bekerja, cara kita bermain dan cara kita bersosialisai.
Ada beberapa penerapan TI dalam aspek kehidupan, seperti :
- Penerapan TIK dalam Dunia Bisnis
Kalau dilihat dari segi bisnis, tidak usah pikir jauh-jauh. Seperti pembahasan pada artikel sebelumnya ada tentang pembahasan bisnis online. Itu adalah salah satu contoh penerapan TIK dalam dunia bisnis. Bisnis online yang biasa disebut dengan e-commerce sudah pasti tidak asing lagi ditelinga kita. Setiap kali membuka internet dan browsing di internet, banyak sekali iklan-iklan melalui web yang menawarkan berbagai jenis produk yang diperjual belikan secara online. Peranan TIK secara tidak langsung telah membuat bisnis online di Indonesia berkembang. Melalui TIK, kita bisa belajar bagaimana cara bekerja dengan bisnis yang dilakukan secara online ini, bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan pelanggan, bagaimana cara memberikan tampilan yang indah dan menarik serta info yang akuran tentang produk yang dijual agar para pelanggan tertarik dan berminat untuk membelinya.
Selain itu dengan adanya TIK yang telah menciptakan ada e-commerce, maka para pe-bisnis tidak perlu lagi mencari kios/tempat untuk melakukan bisnis jual beli, karena seperti yang diketahui bahwa ber-bisnis secara online ini hanya membutuhkan computer dan koneksi internet saja. Tidak perlu lagi adanya pengeluaran untuk membayar karyawan karena bisnis online ini tidak membutuhkan karyawan khusus.
Selain penerapan TIK dalam dunia bisnis, masih banyak lagi penerapan TIK dalam bidang-bidang yang lain. Misalnya saja penerapan TIK dalam bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang komunikasi dan pemerintahan. Tapi karena pada tugas ini hanya diminta dalam dunia bisnis saja, jadi saya tidak menjabarkan yang lainnya. sekarang kita masuk saja kepada pengaruh perkembangan TI terhadap bisnis online di Indonesia.
Pengaruh perkembangan TI terhadap perkembangan bisnis online di Indonesia adalah:
1. Media yang dapat menghemat biaya
Maksudnya disini adalah seperti penjelasan pada artikel-artikel sebelumnya. Melalui bisnis online, kita bias menghemat tenanga, waktu, pikiran dan pemampatan biaya menjadi seminimal mungkin karena kita tidak memerlukan karyawan lagi, tidak perlu sewa tempat untuk dijadikan took, tidak perlu membayar jasa kurir antar lagi.
2. Internet sebagai media komunikasi
Dengan adanya pemanfaatan TI dalam dunia bisnis online seperti pada e-commerce, maka antara penjual dan pembeli bias saling berinteraksi tanpa harus bertatap muka langsung dan datang ke took. Mereka cukup menuliskan apa yang mereka ingin katakana pada kotak comment. Alhasilnya, pembeli bisa langsung bertemu dan ngobrol dengan penjual sehingga penjual bias menanyakan tentang kondidi produk yang ingin dibeli dan penjual pun bisa langsung promosi kepada pembeli.
3. Media untuk mencari informasi atau data
Melalui internet, pembeli bisa langsung mencari informasi yang ia butuhkan dengan serch saja. Jadi pembeli tidak akan merasa dirugikan jika ia ingin membeli produk yang ada di toko online.
4. Media pendidikan/belajar
Dengan bisnis secara online ini, penjual pasti akan membuat tampilan web-nya menjadi seindah mungkin, dan informasi yang akurat mengenai produk-roduk yang dijual agar para pembeli tertarik dan terkesan. Membuat indah tampilan web dan menampilkan informasi yang nagus juga tidak sembarangan. Oleh karena itu penjual bisa langsung belajar dengan adanya kondisi seperti ini.
5. Media untuk berdagang
Sudah pasti dengan adanya bisnis online kita bisa berdagang dengan memanfaatkan T.I
sumber : http://stevenlieqy.wordpress.com/2012/07/06/perkembangan-iklan-didunia-bisnis-online/ dan http://nindyastuti52.wordpress.com/2011/01/28/pengaruh-dan-peranan-ti-terhadap-perkembangan-bisnis-online-di-indonesia/
sumber gambar : http://www.anneahira.com/iklan-online-gratis.htm


simpel dan elegan, bagus !
great job guys